Home » » Dua Dunia di Pangandaran

Dua Dunia di Pangandaran

Oleh Agus Septian Siswandana Arief

BAGAIMANA TIDAK, PANGANDARAN menawarkan kepada setiap pengunjungnya dua fenomena alam yang sulit didapatkan di pantai lain. Sunrise dan sunset dalam satu tempat. Dua dunia yang tersekat sepanjang langit terang. Yang satu muncul dari bawah lumpur hitam dan yang satu tertelan kegelapan lautan.

Sunrise. Dimulai saat langit timur mulai terang. Menyembur cahaya kuning keperakan yang perlahan mengikis langit gelap. Yang berasal dari bola gas berukuran raksasa yang muncul dari bawah lumpur hitam. Bergerak semu melewati garis horizontal, hangatnya mulai terasa di kulit.

Kurang lebih dua belas jam kemudian, matahari ditarik mendekati lautan. Cahaya kuning keperakan itu kembali. Namun, kali ini dengan sensasi kegelapan. Lingkaran bercahaya itu, perlahan di telan lautan hindia yang dalam. Sunset.

Dua dunia di pangandaran. Sunrise dan Sunset.

Dua fenomena ini bisa kita saksikan karena pangandaran memiliki pantai di dua arah mata angin. Pantai barat dan timur.

Pantai barat. Cakupan wilayah yang cukup luas dan laut yang terlihat lebih tenang menjadikannya tempat favorit bagi para turis domestik maupun mancanegara, terutama di sore hari. Juga tempat bermain bersama keluarga. Mengingat banyaknya perlengkapan serta wahana yang mendukung untuk bermain bersama keluarga. Dan hal paling menyenangkan yang bisa dilakukan di pantai barat adalah berenang. Paling tidak, siapapun yang berenang tidak perlu merasa terlalu khawatir karena di pantai barat ini terdapat beberapa pos penjaga pantai yang selalu siap siaga.

Pantai timur. Denyut jantung pangandaran bermula di sini. Pagi hari yang selalu ramai. Bagi para pelaut tradisional, inilah momentum yang tepat untuk kembali ke daratan. Banyak warga setempat yang menunggu sanak saudaranya yang semalaman melaut. Para pedagang memulai aktivitasnya, membuka kios-kios souvenir serta restoran, juga tidak ketinggalan para pedagang tradisional yang mulai menghamparkan lapaknya. Begitu pula dengan para pengunjung. Mulai berhamburan membeli jajanan pagi serta souvenir khas pangandaran. Berlalu lalangnya mereka menandakan hari ini telah dimulai.

Dua dunia di pangandaran. Pantai barat dan pantai timur.

Berbicara tentang pantai, tentu kita tidak bisa terlepas dari pasir yang terhampar. Ada dua pasir di pangandaran, pasir hitam dan putih.

Butiran pasir hitam. Membentang hampir sepanjang pantai barat. Mengikuti bibir pantai yang menjorok ke lautan dan daratan. Beberapa meter ke selatan, terhampar butiran pasir putih yang mengitari area cagar alam layaknya sebuah cincin berlian yang tersemat di jari telunjuk seorang puteri.

Dua dunia di pangandaran. Pasir hitam dan putih.

Disadari atau tidak, pangandaran memiliki dua dunia yang berbeda. Namun, perbedaan inilah yang justru menjadikan pangandaran sebagai tempat wisata yang sangat istimewa.

Dua dunia di pangandaran.***

AGUS SEPTIAN SISWANDANA ARIEF
Forum Lingkar Pena Kuningan
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © 2013. Forum Lingkar Pena (FLP) Jawa Barat - All Rights Reserved